Dari Pembagian Bonus PON XIX
Gubri Andi : PON Papua Makin Berat


Senin, 19 Desember 2016 - 18:27:43 WIB




Pekanbaru- Gubri Andi Rahman menyebut prestasi Riau di PON Jabar 2016 sudah bagus. Saat itu, Riau finis diperingkat ketujuh dengan 18 emas, 26 perak dan 27 perunggu.

Indikator prestasi bagus, didominasi atlet Riau asli, Riau bisa berada diperingkat ketujuh dalam perolehan medali di PON Jabar. Selain itu, kata Gubri, hasil PON juga semakin mengukuhkan Riau yang terbaik di Sumatera karena medali yang diraih lebih dari propinsi se Sumatera.

Namun, kata Gubri, kerja keras para atlet dan pelatih harus terus ditingkatkan. KONI Riau dan Dispora serta pengurus cabor juga harus demikian. Sebab, PON 2020 di Papua akan semakin berat.

"Prestasi ini sudah bagus. Semua atlet pun bertanding secara tulus," kata Gubri Andi dalam sambuatnnya kala memberikan bonus PON bagi atlet dan pelatih berprestasi di PON Jabar 2016, Rabu malam (14/12/2016) di gedung daerah gubernuran. Gubri Andi memberkan bonus bagi atlet secara simbolis pada malam itu.

Dikatakannya, dukungan penuh memnag diterima para atlet. Bukan hanya dari Pemprov Riau namun dari Forkopimda Riau.

Namun ia mengingatkan, tantangan kedepan akan semakin berat yakni PON XX di Papua pada 2020 nanti. Ia berharap atlet dan pelatih tetap bekerja keras. Begitu juga dengan Dispora Riau, KONI Riau dan pengurus cabor.

Dari hasil analisa Gubri Andi, ternyata pean orangtua sangat besar terhadap prestasi atlet. Hal ini ia lihat dari prestasi perenang andalan Riau yakni Azzahra dan Vanessa.

"Orangtua Azzzahra dan Vanessa datang ke kantor saya. Saya di situ, ternyata peran orangtua sangat besar," kata Andi.

Ia pun berharap, orangtua atlet berperan akti untuk terus mendukung anaknya agar berprestasi. Sinergitas antar KONI Riau, Dispora Riau, pengurus cabor dan orangtua sangat diperlukan untuk meraih prestasi.

Ketua umum KONI Riau Emrizal Pakis mengapresiasi Pemprov Riau yang sudah merealiasikan bonus bagi atlet dan pelatih yang berprestasi di PON Jabar 2016. Dikatakannya, Pemprov Riau sudah menetapi janji terkait bonus ini.

Dalam sambutannya, Emrizal mengatakan kala mensahkan dan memberangkatkan kontingen Riau ke Jabar, Gubri Andi Rahman pernah berjanji. Dan janji tersebut sudah direaliasikan saat ini.

"Saat pengesahan dan pemberangkatan kontingen, pak Gubri pernah janji, dan malam ini janji tersebut direaliasikan," kata Emrizal Pakis dalam sambutannya.

Janji tersebut yakni bonus yang akan diterima atlet lebih besar dari sebelumnya. Sekedar perbandingan, PON 2012, Pemprov Riau memberi bonus sebesar Rp 200 juta untuk satu emas perorangan. Sedangkan PON 2016, Rp 225 juta untuk emas perorangan.

Kedua, kata Emrizal, pemberian bonus akan dilakukan di 2016 dan itu teraliasi."Jadi, Pemprov Riau sudah menepati janjinya kala mensahkan dan memberangkatkan bertanding ke PON Jabar," ucap Emrizal.

Emrizal pun mengingatkan, PON di Papua kedepan akan semakin berat. Sehingga, katanya, atlet Riau yang ada saat ini harus dibina terus dan di jaga.

"Jangan sampai seperti sebelum - sebelumnya. Atlet tidak diperhatikan dan dijaga, akhirnya berpindahan ke propinsi lain. Ini yang harus di jaga kedepannya menatap PON selanjutnya," ucap Emrizal.(dispora7/8)



,

Hubungi Kami
PEMERINTAH PROVINSI RIAU
DINAS KEPEMUDAAN DAN OLAHRAGA
JL. DR. SUTOMO NO.114 TELP.(0761) 38830 - 23369
Copyright © 2016 Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Riau. All Right Reserved
Email: dispora[@]riau.go.id