Cabor Unggulan Riau Diutamakan yang Terukur


Sabtu, 17 Desember 2016 - 16:32:28 WIB


emrizal pakis

PEKANBARU - Menanggapi adanya kekecewaan beberapa cabang olahraga (cabor) yang meraih prestasi cukup bagus, tapi tidak masuk dalam cabor unggulan Riau, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau Emrizal Pakis menilai itu hal yang wajar.


"Karena kita memiliki 50 cabor dan pasti banyak yang kecewa. Jadi bukan senam saja," ujar Emrizal Pakis.


Sedangkan usulan ke pusat kata Emrizal, hanya 7 cabor. "Jadi tentunya kita seleksi sekali mana cabor yang benar-benar menjadi unggulan Riau," ucap Emrizal.


Sebelumnya tambah Emrizal, Riau hanya memilik 4 cabor unggulan. "Tapi saat kunjungan DPR RI ke Riau DPR meminta agar Riau kembali mengusulkan 3 cabor lagi dan jadiya Riau akan memiliki 7 cabor unggulan," ungkap Emrizal.


Usulan sebanyak 7 cabor unggulan itu jelas Emrizal, sudah melalui pembahasan yang matang antara KONI dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Biro Kemasyarakatan Pemprov Riau, dan sudah sesuai dengan prestasi yang diraih.


"7 cabor itu adalah Sepaktakraw, Dayung, angkat berat/besi, Atletik, menembak, renang dan termasuk anggar kita usulkan," papar Emrizal.


Dayung kata Emrizal, saat ini masih konsisten walaupun ada penurunan medali di PON 2016, kemudian dayung merupakan historis daerah.


"Lalu tempat latihan yang memadai dan cabor yang terukur," terang Emrizal.
Sepaktakraw, walaupun tidak meraih emas.


"Tapi kondisi itu saya menilai sudah mendapat emas di PON 2016, kemudian juga merupakan historis daerah, lapangan, atlet dan pelatihnya juga bagus-bagus," ujar Emrizal.


Untuk angkat berat/besi juga merupakan cabor terukur, tempat latihan juga tersedia, alet dan pelatihnya juga bagus-bagus.


"Jadi karena dengan terukur kita bisa melihat prestasi yang dicapai. Bahkan angkat berat/besi juga masih memiliki potensi kedepannya," ucap Emrizal.


Cabor menembak kata Emrizal, lagi, pada PON 2016 prestasinya cukup bagus dengan meraih 4 medali emas, lapangan juga tersedia, atlet juga terbina.


"Atletik kita jadikan unggulan hampir setiap event selalu meraih emas. Apalagi 40 nomor yang dipertandingkan, lapangan juga sudah tersedia dan cabornya juga terukur," ungkap Emrizal.


Selanjutnya, Riau juga mengusulkan Anggar.
"Anggar saat PON Remaja, PON 2016 berhasil meraih emas, lapangan juga tersedia, atletnya juga cukup bagus dan ditambah cabor anggar juga terukur," beber Emrizal.


Ketika ditanya kenapa Senam tidak termasuk unggulan? Emrizal, senam bisa saja menjadi perhatian, tapi cabor senam tidak terukur.


"Saat PON 2016 seharusnya Riau bisa meraih emas lebih dari 1, karena dicurangi wasit akhirnya emas kita melayang dan hanya meraih perak," kata Emrizal.


Terkait senam meraih emas, Emrizal menyampaikan, tinju dan cabor lainnya juga dapat medali emas.


"Oleh karena itu biar itu bergerak seperti air mengalir. Dan bagi cabor non unggulan ternyata memiliki prestasi yang bagus tentunya juga menjadi perhatian bagi kita," jelas Emrizal lagi.(dispora/8)



,

Hubungi Kami
PEMERINTAH PROVINSI RIAU
DINAS KEPEMUDAAN DAN OLAHRAGA
JL. DR. SUTOMO NO.114 TELP.(0761) 38830 - 23369
Copyright © 2016 Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Riau. All Right Reserved
Email: dispora[@]riau.go.id